SITUS WATU GONG

WATU GONG

Di tempat ini terdapat 12 batu bulat yang bentuknya mirip gong. Ketika ditemukan di pekarangan rumah penduduk jumlah watu gong 13 buah. Ditemukan pula bejana batu, lumpang, lesung, dan bata merah yang tebal. Diameter watu gong sekitar 80 centimeter dan tebalnya sekitar 30 centimeter. Batu-batu itu disusun berjajar mengelilingi pendopo yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Malang.
Pendopo diresmikan oleh pada tanggal 18 Juli 1985 oleh Eddy Slamet, Bupati Malang pada waktu itu, sebab Tlogomas semula menjadi bagian dari Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Para sejarawan memperkirakan fungsi watu gong untuk umpak (alas tiang rumah/ batu sendi) sebuah bangunan rumah yang besar karena di sekitar temuan watu gong banyak ditemukan bata merah tebal yang membentuk struktur lantai. Bejana batu diduga sebagai tempat untuk menampung air.

Dengan demikian situs watu gong dapat dikategorikan sebagai hunian keagamaan. Prasasti dinoyo tahun 760 M Bait ke 7 menyebutkan adanya pembangunan Rumah besar untuk para brahmana. Dengan demikian diduga tempat ini ada hubungan dengan pemberitaan prasasti Dinoyo tersebut.

watu gong 2

watu gong 1
20140415_112611[1]
20140415_114017[1]

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.